Jika kita memperhatikan tren drama China (C-Drama) dalam beberapa tahun terakhir, formula '霸道总裁' atau CEO yang dominan tetap menjadi komoditas utama industri. Namun, secara teknis saya melihat adanya pergeseran dalam aspek sinematografi dan penulisan karakter yang kini lebih menekankan pada elemen "hurt drama" atau trauma psikologis dibandingkan sekadar pamer kekayaan. Menurut analisis kalian, apakah penambahan kedalaman karakter ini benar-benar meningkatkan kualitas storytelling secara keseluruhan, ataukah ini hanya strategi produser untuk membungkus struktur plot yang tetap repetitif agar terlihat lebih segar di mata audiens internasional? Saya tertarik mendiskusikan bagaimana statistik engagement genre ini tetap stabil meskipun banyak kritikus menganggapnya klise